Kesepakatan Tidak Diindahkan, Mahasiswa UAD Boikot Kampus

12310647_532710220225172_8149358082515891894_n

YOGYAKARTA – Aksi unjuk rasa mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan di Kampus 1 UAD, Yogyakarta, Rabu (25/11/2015), berakhir mengecewakan, Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan pada hari rabu pagi menggelar aksi kepada pihak rektorat terkait dengan permasalahan mahasiswa yang ada didalam kampus, tuntutan yang pada awalnya telah disepakati dalam aksi sebelumnya saat ini dilanggar lagi oleh pihak rektorat yaitu kuliah malam dan Program Pengenalan Kampus oleh karna itu aliansi KBM UAD menggelar aksi dengan menuntut beberapa tuntutan yaitu :

  1. Penghapusan kuliah malam yang bersifat reguler
  2. Penghapusan program pengenalan kampus yang dilaksanakan sebanyak dua kali
  3. Pengadaan fasilitas yang tidak sesuai dengan apa yang dibayarkan oleh setiap mahasiswa
  4. Batasi kuota mahasiswa yang pada tahun ajaran 2015 ini mencapai 5926 mahasiswa
  5. Tolak kenaikan biaya SKS secara acak

12310718_532710273558500_5563365984890535285_nDengan beberapa tuntutan ini KBM UAD menuntut kepada rektorat agar dapat memberikan keputusan saat itu juga, tetapi tak sesuai harapan massa aksi rektor UAD tidak bisa hadir karna berbagai alasan. Oleh karna itu massa aksi menduduki kampus selama kurang lebih 24 jam. pada hari kamis (26/11/2015) paginya massa aksi bertemu langsung dengan rektor UAD dan memberikan keputusan bahwa Rektor menolak tuntutan tersebut dan menganggap bahwa kuliah malam itu hal biasa dan wajar. Kemudian untuk masalah program pengenalan kampus rektor memberikan alasan bahwa tidak ada penolakan dari mahasiswa baru sendiri.

Kordum aksi Bayu, dalam orasinya menyatakan, pihaknya menuntut Rektorat agar segera memberikan kepastian untuk mahasiswa atas beberapa tuntutan tersebut dan jangan memberikan janji saja termasuk tuntutan baiya sks yang berubah secara acak.

Dan ketika diwawancarai bayu menyatakan bahwa “ kita akan melakukan konsolidasi lanjutan, dengan merapatkan kembali elemen – elemen untuk membahas tindak lanjut aksi ini”.

Kemudian kami dari serikat mahasiswa indonesia turut berbela sungkawa atas meninggalnya salah satu peserta massa aksi Safie Yunia Ulfa anggota DPM Farmasi UAD akibat kecelakaan setelah mengikuti aksi tersebut.

 

Kontributor : Mila Rosalia






Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *